Penyakit Cantengan: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Penyakit Cantengan: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Penyakit cantengan, atau dalam istilah medis disebut onikokriptosis, adalah kondisi ketika ujung kuku tumbuh ke dalam kulit di sekitarnya. Kondisi ini umumnya terjadi pada jari kaki, terutama pada jari kaki besar. Cantengan dapat menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan bahkan infeksi jika tidak ditangani dengan baik.

Penyebab Cantengan

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan cantengan, di antaranya:

  1. Pemotongan kuku yang salah: Pemotongan kuku terlalu pendek atau membentuk sudut tajam dapat memicu tumbuhnya kuku ke dalam kulit.
  2. Trauma atau cedera pada jari kaki: Jika jari kaki terbentur atau terjepit, hal ini dapat menyebabkan kuku tumbuh ke dalam kulit.
  3. Faktor genetik: Beberapa orang memiliki kecenderungan genetik untuk mengalami cantengan.
  4. Pemakaian sepatu yang tidak sesuai: Sepatu yang terlalu sempit atau terlalu ketat dapat memicu terjadinya cantengan.
  5. Infeksi jamur: Infeksi jamur pada kuku juga dapat menyebabkan cantengan.

Gejala Cantengan

Beberapa gejala umum yang sering muncul pada penderita cantengan antara lain:

  • Rasa sakit di sekitar kuku yang tumbuh ke dalam kulit.
  • Kemerahan dan pembengkakan di sekitar kuku yang terkena.
  • Pus atau cairan yang keluar dari area yang terinfeksi.
  • Nyeri saat berjalan atau menggunakan sepatu.
  • Perubahan bentuk kuku.

Pengobatan Cantengan

Penanganan cantengan tergantung pada tingkat keparahannya. Untuk kasus yang ringan, beberapa langkah pengobatan yang dapat dilakukan di rumah meliputi:

  • Rendam kaki dalam air hangat dengan tambahan garam selama 15-20 menit, beberapa kali sehari. Hal ini dapat membantu meredakan rasa sakit dan membantu mengurangi peradangan.
  • Gunakan krim antibiotik atau salep antijamur yang diresepkan oleh dokter untuk mencegah atau mengobati infeksi.
  • Hindari pemakaian sepatu yang terlalu sempit atau ketat, gunakan sepatu yang memberikan ruang yang cukup bagi jari kaki.
  • Jangan mencoba memotong atau mengeluarkan kuku yang tumbuh ke dalam sendiri, hal ini dapat memperburuk kondisi.

Jika gejala cantengan semakin parah atau terjadi infeksi, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter dapat melakukan tindakan medis seperti:

  • Mengangkat bagian kuku yang tumbuh ke dalam kulit (avulsi kuku) dengan menggunakan anestesi lokal.
  • Mengobati infeksi dengan antibiotik oral atau salep antibiotik.
  • Menghilangkan jaringan yang terinfeksi melalui tindakan bedah (reseksi kuku).

Setelah pengobatan, penting untuk menjaga kebersihan kaki dan kuku dengan baik. Hindari pemotongan kuku yang terlalu pendek dan gunakan sepatu yang nyaman dan sesuai ukuran. Jika cantengan sering kambuh, konsultasikan dengan dokter untuk mencari solusi jangka panjang.

Demikianlah informasi mengenai penyakit cantengan. Jaga kesehatan kaki dan kuku Anda, serta konsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala cantengan yang parah atau berulang. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *